Jumat, 28 November 2008

Khasiat Lain dari Teh


Selain untuk diseduh dan diminum, teh ternyata memiliki banyak sekali kegunaan yang dapat kita ambil. Mari sama-sama kita baca, apa aja yang bisa kita dapatkan dari teh ini.

- Mendinginkan kulit yang terbakar matahari
Jika Anda kelupaan pakai tabir surya dan sudah terlanjur berpanas ria di pantai, tentunya kulit kita akan memerah terbakar, bagaimana cara menanganinya? Tempelkan saja beberapa kantung teh basah, dan rasa terbakar yang ada akan berkurang. Cara ini juga bisa dipakai untuk merawat luka bakar ringan seperti kena uap panas atau terkena setrika. Jika kulit yang terbakar matahari sudah sangat luas, coba rendam beberapa kantung teh dalam bak mandi, dan berendamlah!

- Melegakan mata lelah
Mata Anda yang lelah, sakit atau bengkak. Akan terasa nyaman dengan cara ini: rendam dua kantung teh dalam air hangat, dan tempelkan ke mata Anda, (tertutup) selama 20 menit. Tannin dalam teh akan mengurangi bengkak dan meredakan kelelahan mata.

- Mengurangi sakit luka gores
Misalnya Anda lupa salah meletakkan silet untuk bercukur, dan akibatnya Anda tergores. Goresan luka tadi biasanya sangat perih, cara paling nyaman adalah meletakkan kantung teh basah di tempat yang terluka.

- Menghitamkan rambut
Cara yang sederhana dan murah, tanpa membuat Anda harus membayar mahal untuk menghitamkan kembali rambut. Celupkan 3 kantung teh dalam 1 mug air panas. Tambahkan rosemary dan sage masing-masing 1 sendok makan, biarkan semalam, dan kemudian saring. Keramas dan bilas rambut Anda, setelah kering, semprotkan cairan teh tadi ke seluruh rambut sampai basah. Keringkan rambut, dan jangan dibilas. Jangan sampai mengenai kulit. Gunakan beberapa kali sampai rambut bisa kembali hitam.

- Membantu masalah rambut kering
Untuk rambut kering, atasi dengan cara membilas rambut Anda (setelah keramas) dengan larutan ini: satu liter air hangat dan satu kantung teh biasa.

- Mengeringkan bisul
Setelah teh direbus, tempelkan kantung teh yang basah di bisul, setelah semalam, bisul yang ada akan mengering tanpa rasa sakit pada saat Anda terbangun esok harinya.

- Mengurangi rasa sakit di puting payudara akibat menyusui.
Tidak jarang ibu yang menyusui merasa sakit di putingnya. Cara mengatasinya mudah, celupkan teh ke air panas, kemudian angkat kantungnya dan letakkan ke dalam wadah berisi es batu. Setelah itu letakkan di puting yang sakit dan biarkan selama beberapa menit.

- Mengurangi sakit gusi
Gusi berdarah selain perih memang tidak menyenangkan. Coba kompres dengan kantung teh basah yang dibasahi air dingin.

- Mengurangi sakit bayi dari suntikan
Setelah imunisasi, pasti bayi menangis khan? Nah, coba basahi kantung teh, dan tutupkan di bekas luka suntikan. Tahan perlahan sampai tangis mereda.

- Menghilangkan bau kaki
Hilangkan dengan cara merendam kaki dalam larutan teh. Buat larutan teh kental dengan cara merendam beberapa kantung teh. Rendam kaki selama 20 menit, bau kaki akan hilang secara perlahan.

- Gunakan sebagai mouthwash
Untuk mengurangi sakit gigi, kumurlah dengan teh peppermint yang dicampur dengan garam seujung sendok. Peppermint selain meredakan sakit, juga berfungsi sebagai antiseptik.

- Membersihkan perabot kayu dan lantai
Teh segar baik sekali untuk membersihkan perabot kayu dan lantai. Rebus beberapa kantung teh dalam satu liter air dan biarkan dingin. Gunakan kain lembut dan celupkan dalam larutan, lalu peras, gunakan kain lembab tadi untuk membersihkan perabotan. Keringkan dengan lap kering dan lembut.

- Membersihkan cermin
Untuk membersihkan cermin, buatlah teh kental, biarkan dingin, dan gunakan untuk membersihkan cermin. Lembabkan kain lembut dengan teh tadi, dan gunakan untuk mengelap permukaan cermin. Kemudian keringkan dengan lap kering yang lembut.

- Memperkuat tanaman mawar
Taburkan teh yang sudah digunakan ke tanaman mawar Anda dan siram seperti biasa. Asam tannin yang ada dalam teh adalah nutrisi yang sangat berguna bagi mawar.

Merawat Jeans Agar Tetap Awet

Ada banyak rahasia di balik awetnya jeans yang kita punya. Salah satunya dengan merawatnya baik dengan menyuci, menyeterika, dan menyimpannya. Tapi bagaimana caranya? Sebenarnya, makin kita rajin merawat jeans, maka makin nyaman pula kita memakainya.

Sebelum Mencuci
-Perhatikan label perawatan jeans. Tiap jeans memiliki ketentuan perawatan yang berbeda, tergantung pada serat bahan dan campuran warnanya.

-Pisahkan jeans dari pakaian lain sebelum merendam dan menyucinya. Jika ingin memasukkan jeans ke mesin cuci, pastikan Anda tidak mencampurnya dengan pakaian lain.

Saat Mencuci
-Rendam dan cuci jeans dengan air hangat. Hindari dengan air yang terlalu dingin atau terlalu panas karena bisa memudarkan warna asli jeans.

- Jika menggunakan mesin cuci, gunakan temperatur 40 derajat untuk jeans warna gelap dan 60 derajat untuk warna lebih muda. Sementara jika manual, kucek atau sikat perlahan-lahan jeans Anda.

-Hindari penggunaan deterjen yang mengandung fluorescent karena bisa mengubah warna asli jeans.

Saat Mengeringkan
-Keringkan jeans secara alami atau peras perlahan, jangan terlalu keras.

-Jemur dan atur jeans agar jatuhnya cahaya matahari mengarah miring atau diagonal ke posisi jeans yang menggantung. Ini untuk menghindari cahaya matahari yang terlalu panas yang bisa memudarkan warna asli jeans.

-Jika ingin mengeringkan dengan mesin cuci, pisahkan jeans dari pakaian lain dan gunakan temperatur 60 derajat.

Saat Menyeterika
Setrika jeans dengan membalikkan sisi dalamnya ke luar, lalu setrikalah. Hindari suhu yang terlalu panas.

Saat Menyimpan
Untuk jaket, kemeja, rompi, atau rok, sebaiknya gantung ke dalam lemari agar lebih rapi. Sementara untuk celana boleh memilih cara melipat agar lebih hemat tempat dalam lemari.

Seberapa Sering?
-Sesuaikan kondisi jeans dengan tempat dan aktivitas saat kita memakainya. Jika dalam sekali pakai jeans sudah terlihat sangat kotor, maka jangan ragu untuk segera menyucinya.

-Untuk kemeja dan blus, sebaiknya cuci setiap kali selesai beraktivitas.

-Jaket dan rompi cukup dijemur atau diangin-anginkan setiap kali selesai dipakai. Cuci setelah 3-4 kali pemakaian.

Dengan begitu, jeans kesayangan Anda akan tampak selalu bersih dan juga awet. Ditambah lagi, Anda akan tampak selalu gaya dengan balutan jeans yang selalu menjadi tren sepanjang masa ini.


Atur 'Setting' Kamera untuk Menghindari Red-Eye

Flash yang jadi satu dengan kamera memang sangat praktis, tetapi itu dapat menghasilkan suatu hasil yang mematikan seperti tampilan red-eye sampai pada tampilan bercahaya yang tidak alami. Hal itu biasa terjadi pada saat pengambilan gambar pada keadaan dengan cahaya yang kurang, seperti saat pesta di malam hari. Cara termudah untuk sukses mengambil gambar di pencahayaan rendah ini adalah dengan memakai flash eksternal, tetapi hal ini kurang praktis. Untuk itu coba kita atur setting umum di kamera digital untuk mengatasi hal ini.

Mode Red-eye reduction
Kalau bisa hindari pemakaian setting ini. Menurut teori, prinsip kerja mode red-eye reduction adalah mengeluarkan sinar terang pada bagian mata dari subjek untuk mengerutkan bagian iris dari mata, dengan cara itu akan mengurangi kemungkinan adanya pantulan red-eye. Tetapi cara itu kebanyakan tidak berfungsi. Kilatan cahaya sangat mengganggu dan menyiksa subjek Anda dengan flash tambahan sebelum mengambil gambar akan membunuh spontanitas. Ditambah lagi, bahkan setelah Anda memakainya, red-eye tetap akan ada. Jadi tidak sebanding untuk memakainya.

Mode Flash Night time
Gunakan setting ini untuk pengambilan gambar yang artistik. Pemikiran di sini yaitu kamera akan menurunkan kecepatan shutter-nya, yang akan membuat Anda bisa mengambil pemandangan background di belakang jangkauan dari flash. Dengan flash yang masih belum nyala, akan memperjelas subjek dalam jangkauan 3 meter. Cara ini biasanya bisa bekerja dengan baik, tetapi hasilnya akan menjadi kacau kalau Anda tidak memegang kamera dengan stabil atau ada banyak gerakan di latar belakangnya. Anda akan mendapat beberapa foto bagus dengan sentuhan artistik, tetapi beberapa di antaranya mungkin Anda akan gagal mendapatkan foto yang bagus. Tetapi cara ini sangat layak dicoba. Cara ini hampir sama dengan mode flash slow synchro.

Flash exposure compensation
Gunakan setting ini ketika flash Anda terlalu berlebihan, dalam arti pada setiap foto yang Anda ambil, subjek foto Anda terlihat terlalu terang. Anda dapat menemukan setting di bagian menu dari option. Setting ini membuat Anda bisa mengatur intensitas dari flash. Cobalah Anda mulai mengaturnya dari nilai -1 dan tambahkan jika masih kurang.

Menambah kecepatan ISO
Anda dapat menggunakan setting, tetapi ingat untuk mengembalikannya ke nilai default ketika Anda selesai menggunakannya. Dengan menaikkan kecepatan ISO dari 100 ke 200, 400, atau lebih, Anda akan menaikkan sensitifitas dari sensor gambar Anda. Hasilnya biasanya akan memuat informasi latar belakang yang lebih lengkap sehingga Anda tidak akan cuman mendapat latar belakang hitam saja dan jangkauan flash yang lebih jauh (8 sampai 15 kaki lebih jauh). Perhatikan Anda akan mendapat noise yang lebih banyak pada gambar dengan memakai setting ISO yang lebih tinggi. Hal ini tidak menjadi masalah untuk dicetak pada ukuran 4x6, tetapi akan terlihat jika dibesarkan lagi ukurannya, terutama di bagian bayangan. Juga ingat untuk mengembalikan ISO Anda ke 100 di akhir pesta.

Mode Shutter-priority
Jika Anda cukup beruntung mendapat setting, coba pakai. Setting ini membuat Anda bisa megatur kecepatan shutter seperti yang Anda mau, mengatur lubang bidikan kamera dan hasil flash. Kecepatan shutter standar pada mode flash untuk kebanyakan kamera adalah 1/60 detik. Jika Anda berganti ke mode shutter-priority, Anda bisa memperlambat kecepatan shutter ke 1/30 atau 1/15 detik, dan Anda akan mendapat perbedaan besar di bidikan Anda. Kecepatan ini cukup untuk menangkap lebih banyak informasi dari latar belakang, seperti kerlipan cahaya, lilin dan lainnya. Tetapi tidak selambat blur yang berlebihan dan guncangan pada kamera. Jika Anda mengkombinasikan teknik ini dengan menaikkan ISO Anda ke 200, Anda akan mendapat hasil yang lebih bagus. Benar-benar jurus terjitu untuk foto waktu pesta.